Program Magang

KONSEP PEMAGANGAN
Program pemagangan Jepang adalah pelatihan kerja yang dilaksanakan secara langsung di Jepang dalam rangka menguasai ketrampilan tertentu di bawah bimbingan dan pengawasan pekerja yang lebih berpengalaman dalam proses produksi barang atau jasa. Adapun dasar pelaksanaan program pemagangan ke Jepang adalah :
Memorandum Of Understanding ( MoU ) antara Drektorat Jenderal Binalattas Kemenakertrans RI dengan The Assocation for International Menpower Development Medium and Small Enterprises Japan ( IMM ) tanggal 16 September 1994 dan diperbaharui melalui amandemen pada tanggal 1 Februari 2010 dengan nama International Manpower Development Organization Japan ( IMM ).

PELAKSANAAN PEMAGANGAN KE JEPANG :

  • Program pemagangan bulan pertama di Jepang disebut masa Training atau Kenshusei, yang artinya “masa berlatih sambil bekerja “.
  • Program pemagangan bulan ke dua sampai dengan selesai disebut Technical Intern Training atau disebut juga masa Jisshusei, yang artinya “Masa bekerja sambil berlatih”

KEUTAMAAN PROGRAM PEMAGANGAN :

  1. Mengutamakan manfaat pengalaman kerja di tempat kerja nyata
  2. Program disusun berdasarkan standar kualifikasi ketrampilan atau kebutuhan
  3. Merupakan program pelatihan sumber daya manusia yang bagus dan telah teruji
  4. Antara peserta dan penyelenggara pemagangan, terikat suatu kontrak kerja yang jelas
  5. Peserta memperoleh imbalan jasa/tunjangan/uang saku
  6. Bisa memperoleh ketrampilan dan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja
  7. Peserta pemagangan berada di bawah bimbingan karyawan senior
  8. Peserta diberi sertifikat pemagangan

TUNJANGAN SELAMA MASA PEMAGANGAN DI JEPANG:

  1. Satu bulan pertama di Jepang / masa Kenshusei, akan mendapatkan tunjangan 80.000,- Yen ( kurang lebih Rp 8,9 juta )
  2. Bulan ke 2 sampai dengan bulan ke 24 akan mendapat tunjangan 90.000,- Yen ( kurang lebih Rp 9,9 juta )
    BUlan ke 25 sampai dengan bulan ke 36 akan mendapatkan tunjangan sebesar 100.000,- Yen ( kurang lebih Rp 10,9 juta )
  3. Setelah menyelesaikan kontrak pemagangan selama 3 tahun akan mendapatkan modal usaha mandiri 600.000,- Yen ( kurang lebih Rp 60 juta ).
  4. Mendapatkan sertifikat.
    Setelah pulang ke Indonesia, mempunyai hak Interview langsung dengan perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia.

Estimasi pendapatan sebesar Rp 360 juta + 60 juta = 420 juta, belum termasuk tambahan uang lembur.

Ini adalah kesempatan yang sangat bagus, karena jika kita kerja di dalam Negeri, tentunya sangat susah untuk mendapatkan gaji sebesar itu.

TAHAPAN TES
Pemerintah Indonesia menyeleksi lulusan SLTA sederajat ke atas dan berusia 20 s/d 25 tahun, sumber daya manusia yang berkwalitas. Untuk itu maka diterapkan berbagai tes sebagai berikut.
1. PEMERIKSAAN ADMINISTRASI

2. KESEMPATAN :

  1. Tinggi Badan minimal 160 cm;
  2. Berat Badan 50 kg, tidak ada cacat;
  3. Tidak bertato dan atau bekas tato;
  4. Tidak bertindik dan atau bekas tindik;
  5. Tidak buta warna, rabun, minus/plus;
  6. Pemeriksaan tangan dan kaki;
  7. Pemeriksaan tubuh;
  8. Pemeriksaan kulit;
  9. Pemeriksaan telinga;
  10. Tidak ada bekas operasi (kecelakaan, luka bakar, usus buntu ± satu tahun karena penyakit);
  11. Gigi palsu

3. TES MATEMATIKA
Test matematika terdiri atas 10 Soal selama 3 menit, terdiri atas :

  1. Pembagian
  2. Perkalian
  3. Penambahan
  4. Pengurangan

4. TES KETAHANAN FISIK

  1. Lari 3000 meter waktu tempuh maksimum 15 menit.
  2. Push up 35 kali.
  3. Sit up 25 kali.

5. TES WAWANCARA
Wawancara untuk menggali informasi tentang pribadi calon peserta.

6. TEST BAHASA JEPANG

  1. Huruf Katakana
  2. Huruf Heragana
  3. Kosa Kata

7. PSIKOTES
Phsycotest untuk mendeteksi :

  1. Kejujuran
  2. Ketekunan
  3. Intelegensi
  4. Loyalitas
  5. Emosi
  6. Motivasi

8. TES KESEHATAN/ MEDICAL CHECK UP
Test kesehatan atau medical test digunakan untuk mengetahui kesehatan peserta dalam mengikuti program pemagangan dengan mempertimbangkan segala perbedaan kondisi alam.

JADWAL SELEKSI
Berikut ini jadwal seleksi Program IM Japan di berbagai daerah tahun 2019:

KOTA WAKTU DAN TEMPAT SELEKSI REKRUITMEN
PADANG 01/04/2019 – 05/04/2019 SUMATERA BARAT
Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasu Provinsi Sumatra Barat
SEMARANG 08/04/2019 – 12/04/2019 JAWA TENGAH
Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah
BANDUNG 22/04/2019 – 26/04/2019 JAWA BARAT
Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat
TANJUNG PINANG 22/04/2019 – 26/04/2019 PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau
CIREBON 17/06/2019 – 21/06/2019
Ponpes Gedongan Cirebon
MAKASSAR 29/07/2019 – 02/08/2019 KOTA MAKASSAR
Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar
LUWUK BANGGAI 26/08/2019 – 30/08/2019 SULAWESI TENGAH (LUWUK BANGGAI)
Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kab. Luwuk Banggai
BENGKULU 23/09/2019 – 27/09/2019 PROVINSI BENGKULU
Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu

PERSYARATAN PEMAGANGAN JEPANG
PERSYARATAN DOKUMEN

Foto Copy:

  1. Ijazah terakhir.
  2. Transkip
  3. Sertifikat Kursus / pelatihan kerja minimal 220 jam pelajaran.
  4. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  5. Kartu keluarga (KK).
  6. Kartu Kuning (AK.1).
  7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  8. Akta / Kenal lahir

Asli:

  1. Ijazah terakhir. (SMK/STM,Diploma, S1)
  2. Surat Keterangan Sehat dari Dokter
  3. Surat Ijin Orang tua
  4. Surat Pernyataan belum pernah mengikuti Program Pemagangan Jepang
  5. Surat Pernyataan Kesiapan Mengikuti Tes Fisik
  6. Pas Foto terbaru berwarna 3 x 4 sebanyak 8 lembar.

PERSYARATAN TEKNIS

  1. Usia minimal 19 tahun dan maksimal 25 tahun.
  2. Minimal lulusan SMU sederajat
  3. Tinggi minimal 160 cm, berat minimal 50 kg.
  4. Tidak cacat tubuh, tidak bertindik serta tidak bertato.
  5. Tidak buta warna, rabun, minus/plus.
  6. Menandatangani perjanjian pemagangan
  7. Memiliki bakat dan minat yang sesuai dengan program
  8. Peserta yang berstatus karyawan harus memiliki surat rekomendasi dari atasan
FASILITAS – FASILITAS YANG DI DAPAT
Program pemagangan ini tidak sama dengan program TKI ke Arab saudi, Taiwan dsb. Dengan adanya undang – undang tenaga kerja yang baru, peserta magang dari Indonesia akan bisa mendapatkan hak yang sama dengan pekerja asli Jepang. Sehingga dengan undang-undang ini, peserta program pemagangan dari Indonesia akan mendapatkan perlindungan ketenaga kerjaan yang setara dengan orang Jepang, dari pertama datang di Jepang sampai dengan kepulangannya. Jadi untuk perlindungan dan keamanan selama di Jepang sangat terjamin. Adapaun Fasilitas-fasilitas lain yang akan didapat adalah : Asuransi ( Kesehatan, Jiwa, Kecelakaan )
Sepeda, untuk alat transportasi ke perusahaa, super market dll.
Apartemen yang lengkap dengan standar kehidupan di Jepang ( AC, kulkas, mesin cuci, Peralatan dapur, dll )
Listrik, air dan gas bisa di dapatkan dengan gratis, tapi hanya sampai batas pemakaian tertentu.

Ini berdasarkan perjanjian Hak dan kewajiban peserta pemagangan. Peserta pemagangan wajib membuat perjanjian pemagangan dengan penyelenggara pemagangan yang berisi :

  • Hak dan kewajiban penyelenggara program pemagangan
  • Hak dan kewajiban peserta
  • Bidang kejuruan
  • Jangka waktu

Adapun hak dan kewajibannya adalah :
Hak Peserta Pemagangan

  1. Mendapat fasilitas yang disediakan sesuai dengan ketentuan IM Japan
  2. Mendapat tunjangan uang saku/gaji
  3. Mendapat perlindungan asuransi kecuali sakit gigi, sakit bawaan yang diderita sebelum tiba di Jepang
  4. Sertifikat Pelatihan Pemagangan
  5. Modal usaha mandiri

Kewajiban Peserta Pemagangan :

  1. Mengikuti program pemagangan sampai selesai
  2. Mematuhi tata tertib
  3. Mematuhi hal yang disepakati dalam perjanjian pemagangan
  4. Menjaga nama baik Bangsa dan Negara serta Keluarga
  5. Mematuhi peraturan di perusahaan penerima dan hukum yang berlaku di negara Jepang
  6. Menyelesaikan program selama 3 ( tiga ) tahun dengan baik
  7. Kembali ke Tanah Air ( Indonesia )
KEUNTUNGAN MENGIKUTI PROGRAM PEMAGANGAN
Keuntungan pertama yang bisa di dapat dengan mengikuti program pemagangan ini adalah “gaji yang lumayan besar”. sekitar 10 juta rupiah, itulah adalah gaji pokok, sedangkan jika plus lembur, bisa sampai 15 juta atau bahkan bisa samai 20 juta lebih ( jika banyak lembur ).Pengalaman dari kami dan peserta pemagangan yang lainnya, setiap bulan rata-rata menerima 150.000 Yen atau sekitar 15 juta rupiah. Dengan gaya hidup yang normal selama 3 tahun bisa menabung 300 s/d 400 juta rupiah, bahkan bisa lebih jika sering lemburnya.Selain uang, kita juga bisa mendapatkan pengalaman kerja dengan standar Internasional. Dengan menjalani kehidupan selama di Jepang, kita bisa mendapatkan pengalaman tentang kedisiplinan, etos kerja, Inovasi, Ide-ide baru yang cemerlang kebiasaan baik dan budaya orang Jepang yang tentunya sangat berharga dalam kehidupan kita.

Kita juga bisa menikmati keindahan alam Jepang di setiap musimnya. Kita bisa menikmati salju dimusim dingin, menikmati indahnya bunga sakura di musim semi, Keindahan pemandangan dari daun daun mapel dimusim gugur, dan bisa mendaki gunung fuji dimusim panas. Ini merupakan pengalaman-pengalaman yang sangat indah untuk diceritakan kepada teman dan keluarga di tanah air.

Pada umumnya peserta pemagangan masih berusia muda, sehingga setelah tiga tahun di Jepang dan pulang ke Indonesia pun masih banyak kesempatan untuk mewujudkan impian-impian yang besar. Sekembalinya ke tanah air bisa mendirikan usaha sendiri dengan pengalaman dan modal usha yang di dapat dari Jepang.

Bukan hanya itu, kita bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Bisa kuliah di dalam negri maupun di luar negri. Jika ingin mendalami penguasaan bahasa Jepang, kita bisa datang lagi ke Jepang untuk sekolah bahasa. Pada umumnya banyak yang tertarik untuk hal ini, karena selain bisa menambah kemampuan dalam penguasaan bahasa Jepang, di waktu luang bisa kerja sampingan, atau dalam istilah Jepangnya “Arubaito”. Dari hasil arubaito ini, bisa dipakai untuk mencukupi kebutuhan selama di Jepang. Bahkan bisa menyisihkan untuk di tabung, karena hasil arubaito perbulannya bisa sama dengan uang saku yang di dapat oleh peserta program pemagangan.

Selain itu, bagi yang ingin berkarir di perusahaan sebagai seorang karyawan, pada umumnya banyak perusahaan Jepang yang siap menerima para paserta magang yang sudah menyelesaikan kontaraknya dengan baik. Seperti kita ketahui bersama, akhir-akhir ini semakin banyak berkembang perusahaan Jepang yang ada di Indonesia. Sudah bisa dipastikan bahwa perusahaan-perusahaan ini akan lebih memprioritaskan orang-orang yang bisa berbahasa Jepang dan mempunyai pengalaman kerja di Jepang, serta mengerti etos kerja orang Jepang.

JENIS PEKERJAAN DI JEPANG
Tipe pekerjaan yang dikelola IMM Japan ( Tipe pekerjaan dapat ditambah )

Permesinan :
Pekerjaan logam, Produksi pengecoran, Penempaan besi, Permesinan, Operator mesin press logam, Pandai besi, Pengolahan pelat logam, Penyepuhan/pelapisan elektrik, Penyelesaian akhir, Pemeriksaan mesin-mesin, Pengecoran cetak, Pemeliharaan mesin dan lain-lain.

Pekerjaan konstruksi :
Pemasangan perlengkapan pengatur udara, Pembuatan perlengkapan kontruksi, Pengolahan batu dan pemasangan, Perkayuan, Pemasangan atap genteng, Pemasangan ubin, Kerja pelat untuk kontruksi bangunan, Pemipaan, Pemasangan papan/jalur untuk beton, Pemasangan rangka beton bangunan, Penyaluran bahan beton, Pemasangan instalasi kedap air, Penyelesaian akhir tata ruang, Pemasangan instalasi penahan panas, Pemasangan bingkai/daun jendela, Pengukuran, Pengecatan bangunan dan lain-lain.

Pertekstilan :
Pewarnaan, Produksi pakaian jadi/garmen, Pembuatan pakaian Pria, pakaian wanita dan anak-anak, Pembuatan barang-barang kanvas, Penjahitan, Operator mesin textil dan lain-lain.

Lain-lain :
Meubel, Pencetakan, Penjilidan buku, Mencetak/membentuk plastik, Proses penguatan plastik, Pengepakan, Pengelasan, Pengalengan makanan kaleng.

PEMAGANGAN NON IM JAPAN
Semakin tingginya minat masyarakat yang ingin mengikuti program pemagangan IM Japan, membuat persaingan dan seleksi yang cukup ketat. Dari sekian banyak calon peserta yang tidak bisa lolos dalam seleksi yang di selenggarakan oleh pihak pemerintah, masih banyak yang memiliki minat yang kuat dan berharap bisa magang ke Jepang.

Dan dengan kebutuhan jumlah tenaga kerja di Jepang yang semakin meningkat, membuat peluang terbukanya kerja sama antara pihak swasta di Jepang sebagai pihak penerima tenaga kerja ( AO = Accepting Organization ) dan pihak swasta Indonesia sebagai pihak pengirim tenaga kerja ( SO = Sending Organization ) untuk mengirimkan peserta magang melalui jalur swasta. Pihak swasta tapi tetap satu tujuan yang sama dengan pemerintah. Hal yang akan menjadi pembeda dengan program IM Japan yaitu pembiayaan yang akan di tanggung oleh peserta.

Tugas dari SO ( Sending Organization = Lembaga Pengirim ) adalah menyeleksi calon peserta yang berpotensi, membantu dalam kepengurusan dokumen yang di butuhkan, dan penerimaan Job order dari AO ( Accepting Organization = Perusahaan penerima di Jepang )

HIKARI GAKKAI bekerja sama dengan perusahaan swasta penyelenggara progam magang Jepang. Kami menyediakan Informasi Job Pemagangan ke Jepang berdasarkan permintaan dari perusahaan / Yayasan resmi penyelenggara pemagangan Jepang.
Manfaatkan waktu sekarang untuk belajar dan mencari informasi yang lebih lengkap lagi pada tempat yang tepat. Kami siap membantu.